Allbirds mengambil langkah drastis setelah valuasinya runtuh lebih dari 99% sejak IPO pada 2021. Perusahaan yang sebelumnya dikenal sebagai brand sepatu ramah lingkungan ini kini beralih arah sepenuhnya ke industri AI dan rebrand menjadi NewBird AI.
Transformasi ini bukan sekadar perubahan nama
Allbirds berencana masuk ke bisnis GPU-as-a-Service dan AI cloud, mencoba memanfaatkan tingginya permintaan komputasi untuk kebutuhan kecerdasan buatan. Pergeseran ini juga datang setelah perusahaan diakuisisi bulan ini dengan nilai sekitar $39 juta—jauh dari masa jayanya saat pertama melantai di bursa.
Untuk mendukung pivot tersebut, NewBird AI menargetkan pendanaan sekitar $50 juta melalui skema convertible notes. Dana ini akan digunakan untuk membangun infrastruktur komputasi dan mempercepat ekspansi ke sektor AI.
Menariknya, pasar merespons langkah ini dengan cukup agresif. Saham perusahaan sempat melonjak hingga +600% setelah pengumuman rebranding dan perubahan fokus bisnis ke AI.

Langkah ini mencerminkan tren yang lebih luas, di mana perusahaan dari berbagai sektor mulai beralih ke AI sebagai peluang baru. Namun, apakah transformasi ekstrem seperti ini bisa bertahan dalam jangka panjang, masih jadi pertanyaan besar di industri.

