Startup bernama Totalis baru saja mengumumkan pendanaan sebesar $500.000 dari Y Combinator — tapi dengan satu twist yang cukup bikin banyak orang melirik.
- Seluruh dana diberikan bukan dalam dolar biasa, melainkan dalam bentuk USDC
- Transaksi dilakukan di jaringan Solana
- Dan asetnya disimpan lewat platform Ramp
Ini jadi salah satu momen yang cukup bersejarah, karena disebut sebagai pertama kalinya Y Combinator mendanai startup sepenuhnya dalam stablecoin.
Bukan Sekadar Pendanaan, Tapi Sinyal Perubahan
Kalau dilihat sekilas, ini mungkin cuma soal “cara transfer uang yang beda”.
Tapi sebenarnya lebih dari itu. Biasanya, pendanaan startup:
- Lewat bank
- Dalam bentuk fiat
- Butuh proses administratif panjang
Sementara di kasus ini:
- Dana langsung dalam bentuk crypto
- Settlement on-chain
- Lebih cepat dan transparan
Artinya? Kita mulai melihat pergeseran nyata: crypto bukan cuma aset spekulatif, tapi mulai dipakai di level operasional startup.
Apa Itu Totalis dan Kenapa Menarik?
Fokus utama Totalis adalah membangun sesuatu yang cukup ambisius:
“core derivatives layer untuk prediction markets”
Dalam bahasa simpel, mereka ingin bikin sistem yang memungkinkan user:
- Menggabungkan berbagai prediksi
- Dari banyak kategori
- Bahkan lintas platform
Bayangin seperti “betting kombinasi”, tapi untuk prediction market — bisa mencakup politik, ekonomi, hingga event global.
Kalau berhasil, ini bisa jadi lapisan penting dalam ekosistem prediction market yang selama ini masih terfragmentasi.
Apakah Ini Awal Tren Baru?
Langkah Y Combinator ini bisa jadi bukan eksperimen biasa.
Kalau model seperti ini berhasil:
- Startup bisa menerima dana tanpa bank
- Investor bisa transfer global tanpa friction
- Settlement bisa terjadi dalam hitungan detik
Dan yang paling penting, semuanya transparan di blockchain.
Bisa jadi ke depan, funding model seperti ini bukan lagi “unik”, tapi justru jadi standar baru — terutama untuk startup Web3.

